Rabu, 09 Oktober 2013

MAD Sosialisai PNPM-MPd TA. 2014



KECAMATAN PRAGAAN LAKSANAKAN MAD SOSIALISASI PNPM-MPd 2014
MAD SOS PNPM-MPd 2014

Teriknya panas matahari tidak menyurutkan semangat 94 orang wakil dari berbagai elemen masyarakat dari 14 desa di Kecamatan Pragaan untuk menghadiri MAD Sosialisasi PNPM-MPd TA. 2014. Selasa 08 Oktober 2013 Acara ini dibuka secara resmi oleh Bapak Camat Pragaan, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya Sosialisasi, disamping sebagai sarana mensosialisasikan program PNPM MPd TA. 2014, juga sebagai bahan evaluasi terhadap pelaksanaan tahun sebelumnya, dengan harapan apa yang menjadi kekurangan di tahun 2013 diharapkan bisa disempurnakan di tahun 2014 mendatang.
Begitupun keberhasilan suatu kegiatan apalagi PNPM, sangat bergantung pada dukungan semua pihak, termasuk warga masyarakat sendiri. “Olehnya itu peran serta masyarakat sangat dibutuhkan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan pelestarian.” tambahnya 
Hadir juga dalam acara tersebut Drs. Abd Halim, M. Hum (Camat Pragaan) Drs. M. Hidayat (PJOK Kec. Pragaan) Nurul Hidayah, SE (FK) Abdullah Arief, SH (Ketua BKAD) Drs. Rasyidi Darrani (Sekretaris BKAD) Abd. Khaliq, S.Pd. I (Ketua UPK Kec. Pragaan) dan Kepala Desa se Kecamatan Pragaan. Acara tersebut tanpa kehadiran Ir. Ahmad Mawardi (FT) karena sedang mengambil cuti naik haji.
Drs. M. Hidayat selaku PJOK dalam pengantarnya menyampaikan maksud dan tujuan MAD Sosialisasi. Menurutnya, pertemuan ini dihajatkan agar seluruh peserta yang hadir betul-betul mengetahui tentang regulasi dan pelaksanaan PNPM-MPd. Beliau sangat berharap agar kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan pada tahun 2014 kedepannya berjalan baik, tanpa hambatan apapun. ‘Semua pihak harus bekerja sama, agar apa yang kita harapkan bersama dapat berjalan sesuai dengan rencana. Walaupun ditahun 2013 ini pelaksanaan kegiatan sedikit terkendala dengan carut marutnya pelaksanaan pelatihan peningkatan kapasitas kelompok.”ujarnya.
Dalam program PNPM-MP ini semuanya dilaksanakan ditingkat desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pelaporan dan sebagainya, semuanya dilaksanakan oleh pelaku ditingkat bawah. Oleh karena itu, pengerjaannya harus betul-betul dilaksanakan dengan baik. Perencanaan ditingkat desa, harus melibatkan dan memberdayakan potensi-potensi yang ada dimasyarakat berdasarkan keinginan sesuai dengan keadaan masyarakat di desa itu. Hal senada juga disampaikan Nurul Hidayat, SE (FK) bahwa Alur pelaksanaan PNPM-MPd diintegrasikan dalam perencanaan reguler dengan tetap menekankan pada perencanaan ditingkat desa. Sehingga keterlibatan semua pihak terutama masyarakat tingkat desa dalam penguatan perencanaan Musrenbang ditingkat desa maupun ditingkat Kecamatan amat sangat dibutuhkan. Karena dengan keterlibatan masyarakat dalam pembahasan, paling tidak mereka membawa aspirasi dari bawah sehingga hasil yang didapatkan bisa terakomodir semuanya.
Sementara itu bendahara UPK, Ariman mengingatkan pentingnya senergitas semua pelaku di tingkat kecamatan untuk menyelesaikan tunggakan yang di beberapa desa telah mencapai koletibilatas V.
Kecamatan ujung barat kabupaten sumenep yang terdiri dari 14 desa ini akan mendapat alokasi dari gelontoran dana APBN dan APBD sebesar 3 Milyard. Selain materi sosialisasi juga membahas tentang aturan dan sanksi yang akan dipakai dalam pelaksanaan kegiatan tahun depan. (PL-UPK Kec. Pragaan)

0 komentar:

Posting Komentar

Site Search